MariaDB
 sql >> Teknologi Basis Data >  >> RDS >> MariaDB

Bagaimana MICROSECOND() Bekerja di MariaDB

Di MariaDB, MICROSECOND() adalah fungsi tanggal dan waktu bawaan yang mengembalikan porsi mikrodetik dari ekspresi waktu tertentu.

Ia menerima satu argumen, yaitu waktu yang Anda inginkan untuk mengekstrak mikrodetik.

Detik dikembalikan sebagai angka dalam rentang 0 ke 999999 .

Sintaks

Sintaksnya seperti ini:

MICROSECOND(time)

Dimana time adalah ekspresi waktu untuk mendapatkan mikrodetik.

Contoh

Ini contohnya:

SELECT MICROSECOND('10:30:45.123456');

Hasil:

+--------------------------------+
| MICROSECOND('10:30:45.123456') |
+--------------------------------+
|                         123456 |
+--------------------------------+

Ekspresi waktu berikut tidak secara eksplisit menyertakan mikrodetik:

SELECT MICROSECOND('10:30:45');

Hasil:

+-------------------------+
| MICROSECOND('10:30:45') |
+-------------------------+
|                       0 |
+-------------------------+

Jadi hasilnya adalah 0 .

Nilai Tanggal-waktu

Ini juga berfungsi dengan nilai datetime:

SELECT MICROSECOND('2030-02-01 10:30:45.123456');

Hasil:

+-------------------------------------------+
| MICROSECOND('2030-02-01 10:30:45.123456') |
+-------------------------------------------+
|                                    123456 |
+-------------------------------------------+

Nilai Tanggal

Melewati tanggal tanpa waktu mengembalikan 0 , bersama dengan peringatan.

Contoh:

SELECT MICROSECOND('2025-10-31');

Hasil:

+---------------------------+
| MICROSECOND('2025-10-31') |
+---------------------------+
|                         0 |
+---------------------------+
1 row in set, 1 warning (0.001 sec)

Kita dapat melihat peringatan tersebut dengan menjalankan kode berikut:

SHOW WARNINGS;

Hasil:

+---------+------+----------------------------------------------+
| Level   | Code | Message                                      |
+---------+------+----------------------------------------------+
| Warning | 1292 | Truncated incorrect time value: '2025-10-31' |
+---------+------+----------------------------------------------+

Tanggal Saat Ini

Kita dapat melewati NOW() sebagai argumen datetime untuk menggunakan waktu saat ini:

SELECT 
    NOW(6),
    MICROSECOND(NOW(6));

Hasil:

+----------------------------+---------------------+
| NOW(6)                     | MICROSECOND(NOW(6)) |
+----------------------------+---------------------+
| 2021-05-16 14:41:09.098168 |               98168 |
+----------------------------+---------------------+

Dalam hal ini saya menetapkan bahwa NOW() harus mengembalikan presisi pecahan 6 (yang membuatnya kembali mikrodetik).

Ini dia lagi dengan presisi yang lebih rendah:

SELECT 
    NOW(3),
    MICROSECOND(NOW(3));

Hasil:

+-------------------------+---------------------+
| NOW(3)                  | MICROSECOND(NOW(3)) |
+-------------------------+---------------------+
| 2021-05-16 14:42:35.831 |              831000 |
+-------------------------+---------------------+

Argumen Tidak Valid

Ketika melewati argumen waktu yang tidak valid, MICROSECOND() mengembalikan null :

SELECT MICROSECOND('10:75:00.123456');

Hasil:

+--------------------------------+
| MICROSECOND('10:75:00.123456') |
+--------------------------------+
|                           NULL |
+--------------------------------+

Argumen Tidak Ada

Memanggil MICROSECOND() dengan jumlah argumen yang salah, atau tanpa memberikan argumen apa pun, menghasilkan kesalahan:

SELECT MICROSECOND();

Hasil:

ERROR 1064 (42000): You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MariaDB server version for the right syntax to use near ')' at line 1

Dan contoh lain:

SELECT MICROSECOND('10:30:45.123', '06:30:45.123');

Hasil:

ERROR 1064 (42000): You have an error in your SQL syntax; check the manual that corresponds to your MariaDB server version for the right syntax to use near ' '06:30:45.123')' at line 1

  1. Database
  2.   
  3. Mysql
  4.   
  5. Oracle
  6.   
  7. Sqlserver
  8.   
  9. PostgreSQL
  10.   
  11. Access
  12.   
  13. SQLite
  14.   
  15. MariaDB
  1. Upgrade ke Jira Terbaru dengan Server MariaDB Versi Terbaru

  2. Cara Menghentikan atau Memperlambat Operasi SST pada Cluster Galera

  3. Bagaimana REPLACE() Bekerja di MariaDB

  4. Firewall SQL Menjadi Mudah dengan ClusterControl &ProxySQL

  5. Bagaimana MariaDB Mencapai Skala Global dengan Xpand